Danakhirnya Kontestanpun Tersisa 2 orang. yaitu Dylan dan Akeelah. Timgkat demi Tingkatan Kata akeelah dan Dylan Bersaing. Akhirnya Sampai tingkat Terkahir dan mereka berdua berhasil Memenangi Kompetisi Mengeja bee. Nah Guys! Itu dia sedikit Cerita tentang Film "Akeelah and The bee" Jika ada salah kata maklumin aja yak. Thatseemingly inexhaustible new movie subgenre, the spelling bee drama, receives its most conventionally uplifting treatment yet in "Akeelah and the Bee." Framed around the relationship between Inisebenarnya bukan resensi film, karena saya kurang jago dalam meresensi yang sesuai dengan kaedah peresensian film. Jadi, ya ini hanya pandang-deng jiB6x4. ReviewsAkeelah. A-k-e-e-l-a-h. Akeelah Akeelah Keke Palmer, left and Georgia Sahara Garey, center in "Akeelah and the Bee." Akeelah Anderson can spell. She can spell better than anyone in her school in South Central Los Angeles, and she might have a chance at the nationals. Who can say? She sees the National Spelling Bee on ESPN and is intrigued. But she is also wary, because in her school there is danger in being labeled a "brainiac," and it's wiser to keep your smarts to yourself. This is a tragedy in some predominantly black schools Excellence is punished by the other students, possibly as an expression of their own low self-esteem. The thing with Akeelah Keke Palmer is that she can spell, whether she wants to or not. Beating time with her hand against her thigh as sort of a metronome, she cranks out the letters and arrives triumphantly at the words. No, she doesn't have a photographic memory, nor is she channeling the occult as the heroine of "Bee Season" just a good story of Akeelah's ascent to the finals of the National Spelling Bee makes an uncommonly good movie, entertaining and actually inspirational, and with a few tears along the way. Her real chance at national success comes after a reluctant English professor agrees to act as her coach. This is Dr. Joshua Larabee Laurence Fishburne, on a leave of absence after the death of his daughter. Coaching her is a way out of his own shell. And for Fishburne, it's a reminder of his work in "Searching for Bobby Fischer" 1993, another movie where he coached a is mocked not only at school. Her own mother is against her. Tanya Anderson Angela Bassett has issues after the death of her husband, and values Akeelah's homework above all else, including silly afterschool activities like spelling bees. Akeelah practices in secret, and after she wins a few bees even the tough kids in the neighborhood start cheering for Palmer, a young Chicago actress whose first role was as Queen Latifah's niece in "Barbershop 2," becomes an important young star with this movie. It puts her in Dakota Fanning and Flora Cross territory, and there's something about her poise and self-possession that hints she will grow up to be a considerable actress. The movie depends on her, and she deserves its far I imagine "Akeelah and the Bee" sounds like a nice but fairly conventional movie. What makes it transcend the material is the way she relates to the professor, and to two fellow contestants a Mexican-American named Javier Villarreal and an Asian American named Dylan Sean Michael Afable. Javier, who lives with his family in the upscale Woodland Hills neighborhood, invites Akeelah to his birthday party unaware of what a long bus trip it involves. Dylan, driven by an obsessive father, treats the spelling bee like life-and-death, and takes no hostages. Hearing his father berate him, Akeelah feels an instinctive sympathy. And as for Javier's feelings for Akeelah, at his party, he impulsively kisses her. "Why'd you do that?" she asks him."I had an impulse. Are you gonna sue me for sexual harassment?"The sessions between Akeelah and the professor are crucial to the film, because he is teaching her not only strategy but how to be willing to win. No, he doesn't use self-help cliches. He is demanding, uncompromising, and he tells her again and again "Our deepest fear is that we are powerful beyond measure." This quote, often attributed to Nelson Mandela, is actually from Marianne Williamson, but no less true for Akeelah the movie does not attribute it.Now I am going to start dancing around the plot. Something happens during the finals of the National Bee that you are not going to see coming, and it may move you as deeply as it did me. I've often said it's not sadness that touches me the most in a movie, but goodness. Under enormous pressure, at a crucial moment, Akeelah does something good. Its results I will leave you to discover. What is ingenious about the plot construction of writer-director Doug Atchison is that he creates this moment so that we understand what's happening, but there's no way to say for sure. Even the judges sense or suspect something. But Akeelah, improvising in the moment and out of her heart, makes it air-tight. There is only one person who absolutely must understand what she is doing, and why - and he ending answers one of my problems with spelling bees, and spelling bee movies. It removes winning as the only objective. Vince Lombardi was dead wrong when he said, "Winning isn't everything. It's the only thing" a quote, by the way, first said not by Lombardi but in the 1930s by UCLA coach Henry "Red" Sanders - but since everybody thinks Lombardi said it, he won, I guess. The saying is mistaken because to win for the wrong reason or in the wrong way is to lose. Something called sportsmanship is our winning-obsessed culture, it is inspiring to see a young woman like Akeelah Anderson instinctively understand, with empathy and generosity, that doing the right thing involves more than winning. That's what makes the film particularly valuable for young audiences. I don't care if they leave the theater wanting to spell better, but if they have learned from Akeelah, they will want to live better. Roger Ebert Roger Ebert was the film critic of the Chicago Sun-Times from 1967 until his death in 2013. In 1975, he won the Pulitzer Prize for distinguished criticism. Now playing Film Credits Akeelah and the Bee 2006 Rated PG for some language 112 minutes Latest blog posts about 4 hours ago about 4 hours ago 1 day ago 4 days ago Comments CERITA SINGKAT FILM AKEELAH AND THE BEE Cerita ini menceritakan kisah tentang seorang anak perempuan bernama Akeelah Anderson. Akeelah adalah anak terakhir dari empat bersaudara. Ia berusia 11 tahun dan ayahnya meninggal ketika Akeelah masih balita. Ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang sibuk bekerja dan mengurus anak-anaknya. Beliau begitu ketat terhadapnya, namun tidak pernah mendengarkan keluh kesah anaknya. Hal inilah yang membuat Akeelah sering merasa tidak percaya diri. Di sekolahnya, Akeelah adalah siswa yang cerdas. Namun ia memiliki kebiasaan membolos karena lingkungan sekolahnya kurang begitu nyaman. Keadaan dirinya yang tergolong pintar membuat teman-temannya ingin memanfaatkannya. Hal inilah yang membuat Akeelah merasa tidak senang meskipun dia menjadi anak yang pintar di sekolahnya. Suatu hari, Kepala sekolah di sekolah Akeelah merekomendasikannya untuk mengikuti spelling bee yaitu suatu perlombaan mengeja kata dalam bahasa Inggris. Sebenarnya Akeelah tidak berminat dengan perlombaan tersebut. Namun, karena bujukan dari kepala sekolahnya, akhirnya Akeelah mau mengikuti audisi perlombaan tersebut. Kepala sekolah sebelumnya telah memperkenalkan Akeelah pada Beliau sebenarnya menyadari akan bakat Akeelah, namun Akeelah tidak terlalu antusias akan perlombaan itu. Disaat perlombaantingkat distrik, dia bertemu dengan Javier dan Dylan, dua anak dari sekolah swasta yang juga lolos dalam audisi 10 besar. Mereka telah berpengalaman dalam mengikuti lomba ini. Bahkan Dylan telah dua kali mendapat juara dua dalam spelling bee. Namun, berbeda dengan anak-anak yang lain, Dylan mendapat tuntutan dari orang tuanya untuk menang. Dylan memiliki sifat yang arogan sehingga Akeelah enggan bersahabat dengannya. Pada akhirnya, Akeelah bersahabat dengan Javier, seorang anak yang ramah dan suka membantu Akeelah. Pada babak penyisihan tiga besar, karena bimbingan selama beberapa bulan, Akeelah mampu lolos di ingkat distrik. Ia menjadi terkenal di kotanya. Ibu, keuarga, dan semua warga kulit hitam turut bangga akan kemampuan Akelah. Semua keadaan tersebut membuat Akeelah semakin bersemangat. Namun, tidak mau mengajar Akeelah lagi. Beliau hanya memberi Akeelah 5000 kata yang harus dia pelajari untuk diejanya sendiri. Akeelah begitu sedih dan hampir putus asa. Namun semua orang disekitarnya menawarkan diri untuk membantunya belajar. Ketika perlombaan di Los Angles dimulai, Akeelah, Javier, dan Dylan berngkat ke sana bersama wali mereka masing-masing. Di babak terakhir, tinggal tersisa Akeelah dan Dylan. Dylan terlihat gugup ketika ayahya menatap dengan wajah geram. Akeelah pun menyadarinya, bahwa ayah Dylan sangat berambisi untuk kemenangan putranya. Mereka akhirnya saling mendukung untuk kemenangan mereka berdua. Akhirnya, Akeelah dan Dylan sama-sama menjadi pemenang dalam spelling bee di tahun itu. FILM >Judul Akeelah and the Bee >Tahun 2006 >Sutradara dan Penulis Doug atchison >Produksi Cinema Gypsy Productions Entertainment , Starbucks Entertaiment >Durasi 112 menit >Genre film Drama >Bahasa Inggris >Pemeran Laurence fishburne , Angela basset, Keke palmer FILM film bersumber dari Wikipedia Cerita ini menceritakan kisah tentang seorang anak perempuan bernama Akeelah Anderson. Akeelah adalah anak terakhir dari empat bersaudara. Ia berusia 11 tahun dan ayahnya meninggal ketika Akeelah masih balita. Ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang sibuk bekerja dan mengurus anak-anaknya. Beliau begitu ketat terhadapnya, namun tidak pernah mendengarkan keluh kesah anaknya. Hal inilah yang membuat Akeelah sering merasa tidak percaya diri. Di sekolahnya, Akeelah adalah siswa yang cerdas. Namun ia memiliki kebiasaan membolos karena lingkungan sekolahnya kurang begitu nyaman. Keadaan dirinya yang tergolong pintar membuat teman-temannya ingin memanfaatkannya. Hal inilah yang membuat Akeelah merasa tidak senang meskipun dia menjadi anak yang pintar di sekolahnya. Suatu hari, Kepala sekolah di sekolah Akeelah merekomendasikannya untuk mengikuti spelling bee yaitu suatu perlombaan mengeja kata dalam bahasa Inggris. Sebenarnya Akeelah tidak berminat dengan perlombaan tersebut. Namun, karena bujukan dari kepala sekolahnya, akhirnya Akeelah mau mengikuti audisi perlombaan tersebut. Kepala sekolah sebelumnya telah memperkenalkan Akeelah pada Beliau sebenarnya menyadari akan bakat Akeelah, namun Akeelah tidak terlalu antusias akan perlombaan itu. Disaat perlombaantingkat distrik, dia bertemu dengan Javier dan Dylan, dua anak dari sekolah swasta yang juga lolos dalam audisi 10 besar. Mereka telah berpengalaman dalam mengikuti lomba ini. Bahkan Dylan telah dua kali mendapat juara dua dalam spelling bee. Namun, berbeda dengan anak-anak yang lain, Dylan mendapat tuntutan dari orang tuanya untuk menang. Dylan memiliki sifat yang arogan sehingga Akeelah enggan bersahabat dengannya. Pada akhirnya, Akeelah bersahabat dengan Javier, seorang anak yang ramah dan suka membantu Akeelah. Pada babak penyisihan tiga besar, karena bimbingan selama beberapa bulan, Akeelah mampu lolos di ingkat distrik. Ia menjadi terkenal di kotanya. Ibu, keuarga, dan semua warga kulit hitam turut bangga akan kemampuan Akelah. Semua keadaan tersebut membuat Akeelah semakin bersemangat. Namun, tidak mau mengajar Akeelah lagi. Beliau hanya memberi Akeelah 5000 kata yang harus dia pelajari untuk diejanya sendiri. Akeelah begitu sedih dan hampir putus asa. Namun semua orang disekitarnya menawarkan diri untuk membantunya belajar. Ketika perlombaan di Los Angles dimulai, Akeelah, Javier, dan Dylan berngkat ke sana bersama wali mereka masing-masing. Di babak terakhir, tinggal tersisa Akeelah dan Dylan. Dylan terlihat gugup ketika ayahya menatap dengan wajah geram. Akeelah pun menyadarinya, bahwa ayah Dylan sangat berambisi untuk kemenangan putranya. Mereka akhirnya saling mendukung untuk kemenangan mereka berdua. Akhirnya, Akeelah dan Dylan sama-sama menjadi pemenang dalam spelling bee di tahun itu film menurut dara dari sudut pandang perkembangan peserta didik Akeelah atau biasa dipanggil keelie oleh keluarga nya merupakan anak yang cerdas dan memiliki bakat dalam bidang pengejaan kata yang diturunkan atau dikenalkan oleh almarhum ayahnya. Tetapi karena dia selalau dibully atau diejek oleh teman-teman nya serta tidak dianggap atau diacuhkan oleh guru nya disekolah dia menjadi anak yang pemalas dan sering tidak mengerjakan pr. Namun saat ujian dia selalu mendapatkan nilai sempurna dalam ujian pengejaan kata. Hal ini membuat gurunya menganjurkan akeelah untuk ikut lomba, serta kepala sekolah memaksanya agar sekolahnya mendapatkan dana dari hasil lomba tersebut. Jadi dia merasa dirinya hanya dimanfaatkan dan dia merasa jika dia mengikuti lomba tersebut maka semua perhatian akan tertuju padanya, dia berpikir hal itu akan menyebabkan teman-teman nya akan lebih sering membully nya. Saat dia mengikuti lomba tingkat distrik dia hanya ditemani oleh kakak nya dan kepala sekolah. Dia memenangkan lomba itu tetapi, saat sampai dirumah dia melihat kakak laki-laki nya dimarahi oleh ibunya. Dan ketika dirinya mengatakan bahwa dia menang ibunya mengacuhkan hal itu ,malahan dia memarahi akeelah karena pulang malam sedangkan dia ditemani oleh kakak perempuan serta kepala sekolahnya. Karena hal itu dia menjadi sedih dan mmelampiaskannya dengan kabur dari sekolah. Dia pergi ke sekolah Javier dan Dylan karena disana ada club pengejaan kata dia menjadi tertarik. Setelah pulang dia mendapatkan masalah karena pulang larut malam dan pergi kekota lain . ibu nya sangat marah dan tidak mengijinkannya ikut serta dalam lomba ditingkat regional namun dia nekat dengan memalsukan tanda tangan ayahnya. Dan pergi belajar ke rumah . saat dia memenuhi undangan ulang tahun Javier dia hampir mengalahkan Dylan dalam permainan scrabble. Saat dia pergi masuk kerumah Javier dia melihat Dylan sedang dimarahi oleh ayahnya karena hampir dikalahkan oleh akeelah. Setelah itu ternyata dia pergi diam-diam latihan kerumah tanpa sepengetahuan ibunya. Dan ketika dia mengikuti lomba ibu nya datang memarahi akeelah karena telah pergi diam-diam untuk latihan ,sedangkan ibunya telah melarangnya ikut lomba. Tetapi setelah diberi penjelasan oleh akeelah bahwa ni adalah impian nya ibunya menyetujui dan dia kembali ikut lomba dan menang di tingkat regional bersama Dylan dan Javier. Dia mulai mendapatkan dukungan dari keluarga nya namun ada suatu kesalahan yang dia lakukan sehingga tidak ingin mengajarinya lagi. Hal itu membuatnya sedih tetapi ibunya memberikan motivasi kepada dirinya. Mulai saat itu saudara serta ibunya dan juga teman-temannya yang menjadi pelatih akeelah dalam menghafal ejaan tersebut. Keluarganya mulai tidak mengacuhkannya dan bersemangat dalam membantu akeelah. Saat di tingkat nasinal dia memikirkan Dylan karena itu merupakan tahun terakhirnya dalam mengikuti lomba tersebut namu Dylan tidak ingin akeelah melakukan itu Dylan ingin mereka berdua bersaing secara sehat dengan kemampuan mereka masing-masing. Dan oleh karena itu mereka berdua memenangkan lomba bersama jadi ayah Dylan tidak marah. Ayah Dylan mulai menyadari bahwa memkasakan kehendak nya itu tidak baik itu hanya akan membuat anak nya menjadi takut pada dirinya. Ibu akeelah pun menyadari bahwa seharusnya dia mendukung akeelah bukan mengacuhkannya. pun dating saat lomba tersebut. c. Permasalahan yang terdapat dalam film akeelah and the bee akeelah merupakan anak yang pintar tetapi karena dia dibully daan diacuhkan oleh orang-orang sekitarnya membuat dirinya menjadi pemalas dan kurang sopan pada orang yang lebih tua. Ibunya selalu mengacuhkan akeelah bahkan ketika akeelah menang bukannya diberi pujian atau hadiah akeelah malah di marahi serta dilarang mengikuti lomba. Disekolah nya pun dia selalu dicap sebagai anak yang aneh. Itu membuat dirinya menjadi takut untuk bersosialisasi dan takut menghadapi khalayak ramai . hal itu lah yang menyebabkan nya takut untuk mengikuti lomba karena dia merasa dirinya akan lebih dibully jika dirinya menjadi terkenal yang dapat diberikan sebagai orang tua kita harus memberikan support atau motivasi untuk anak. Ketika mereka mendapatkan prestasi kita harus memberikan hadiah atau pujian agar mereka merasa diperhatikan serta lebih giat lagi dalam mencapai prestasi-prestasi lainnya, serta jangan memaksakan kehendak kita pada diri anak. Itu akan membuat mereka menjadi pribadi yang buruk dan keras. Sebagai teman kita hrus memberikan semangat dan jika mereka salah ataupun kalah kita jangan mengejeknya tetapi berikan dukungan agar mereka tidak berhenti. Dan untuk sekolah atau pihak lain kita harus memberikan arahan atau sarana untuk mereka agar lebih mudah dan lancar dalam mencapai prestasi tersebut. e. kata-kata motivasi dari dara jika kamu memiliki suatu keinginan lakukan lah , jangan takut atau ragu walaupun terhalang oleh ribuan rintangan. Jika tidak ada orang yang berdiri disamping mu untuk memberikan semangat , maka jadikan dirimu sebagai semangat itu sendiri. Abaikan mereka yang mengejek mu jadikan ejekan itu sebagai motivasi bahwa dirimu bisa melakukan apaa yang mereka remehkan.